aku masih menangisi malam terik
mendekap rengkuh tubuh bumi
diiringi hujan batu bertubitubi
sering ku bertanya,
adakah Tuhan sudi membayar
kucur air mata di sudut bebatuan ?
senyatanya ...
sulit di terka mata manusia
dan kau masih saja bercerita
tentang ksatria pemecah malam,
menculik putri telaga buta ?
(aku masih menangisi malam terik yang membalut pertiwi.
anginnya menyayat kulit hingga terkelupas)
dan kau masih saja bercerita ?
kumohon diam
sebab bercerita, hanya melampaui luka ...
24/07/07
----------------------------------
Dimuat di koran Seputar Indonesia (Sindo)
tanggal 12 Agustus 2007