Friday, September 17, 2010

Lilin September

Hujan yang turun di bulan September
Meninggalkan jejak pada jalan setapak
Dikelok 1981 ada namamu terpahat sempurna

Betapa tanah jawa telah menyepuh namamu
Dalam penciptaan yang anggun
Ketika Tuhan tersenyum
Hingga tiap lisanmu kata-kata terpatri indah dan damai
Seperti lanskap bukit dan hutan yang teduh memukau

Lalu kucoba menghidupkan 29 lilin di atas jalan setapakyang basah
menuju kota tempat kita bisa saling mengabadikan cinta ..
Hangatnya mengabadikan September yang basah

Dan September semakin hangat dan meriah
Saat karnaval kasih sayang dari handai toulan melewati tapak jalan itu

Saat Senja semburat datang menyepuh awan
Aku masih ingin merapal ingatan sejarahmu
Hingga bumi terjaga dalam kesunyiannya yang magis
Aku tetap ingin merapal ingatan tentangmu

Sekali lagi aku masih ingin mengeja namamu
dengan 29 lilin yang terhampar di sepanjang jalan menuju rumah
Dan rumah, tempat segalanya berasal dan bermuara
Aku menunggumu dengan sebait syukur dan doa

“Selamat ulang tahun, sayang...
Semoga hanya bahagia di sepanjang jalan hidupmu...”


16/09/10
With love
-indah-

Thursday, August 12, 2010

Aku Ingin Menamaimu, Cinta ...

: Abi Marahendra

Aku ingin menamaimu bening wajah telaga
Dengan kata yang tak habis oleh masa
Dengan kalimat yang tak habis oleh makna
Seperti Isyarat sederhana yang disampaikan senja,
Pada awal pertemuan kita

Aku ingin membingkai cahaya
Yang tak pudar oleh kelam,
Dan sanggup hapuskan pekat
Seperti isyarat yang ditunjukkan oleh alam
Di malammalam sesudahnya ...

Dan engkaulah denting dawai bening pertama
Yang mengirim gelombang getaran
Di sungai kecilku

Engkaulah riak gelombang yang menyelam
Ke dasar sadarku
Mengenal hidup

Dan cahaya matamu menuntunku masuk ke dalam damai,
Seperti sebuah peraduan hangat
Dan aku nyaman berada disana...

Barangkali itu cinta,
Ketika getaran bening itu datang
Ketika cahaya matamu mendamaikanku ...

Barangkali itu cinta,
Ketika hanya bening wajah telaga yang hadir
Bahkan kata, kalimat dan sajak
Tak kan pernah sanggup menyelaminya ...

“Pastilah itu Cinta (Nya) ...
Yang punya cukup daya, hasrat,
Kelihaian, kecerdasan dan kebijaksanaan
Untuk menghadirkan
Engkau
Aku
Ruang dan waktu
Dan menjembatani semuanya
Untuk kita memahami Cinta (Nya)"

Karena cinta ada seperti yang telah digariskan,
Jauh sebelum kita ada ...
Dan yang telah digariskan telah hadir,
Jauh sebelum kita lahir
Dari kuasa Cinta (Nya)

8/8/2010
*catatan minggu pagi diatas loteng kosan*
-indah-