Thursday, August 12, 2010

Aku Ingin Menamaimu, Cinta ...

: Abi Marahendra

Aku ingin menamaimu bening wajah telaga
Dengan kata yang tak habis oleh masa
Dengan kalimat yang tak habis oleh makna
Seperti Isyarat sederhana yang disampaikan senja,
Pada awal pertemuan kita

Aku ingin membingkai cahaya
Yang tak pudar oleh kelam,
Dan sanggup hapuskan pekat
Seperti isyarat yang ditunjukkan oleh alam
Di malammalam sesudahnya ...

Dan engkaulah denting dawai bening pertama
Yang mengirim gelombang getaran
Di sungai kecilku

Engkaulah riak gelombang yang menyelam
Ke dasar sadarku
Mengenal hidup

Dan cahaya matamu menuntunku masuk ke dalam damai,
Seperti sebuah peraduan hangat
Dan aku nyaman berada disana...

Barangkali itu cinta,
Ketika getaran bening itu datang
Ketika cahaya matamu mendamaikanku ...

Barangkali itu cinta,
Ketika hanya bening wajah telaga yang hadir
Bahkan kata, kalimat dan sajak
Tak kan pernah sanggup menyelaminya ...

“Pastilah itu Cinta (Nya) ...
Yang punya cukup daya, hasrat,
Kelihaian, kecerdasan dan kebijaksanaan
Untuk menghadirkan
Engkau
Aku
Ruang dan waktu
Dan menjembatani semuanya
Untuk kita memahami Cinta (Nya)"

Karena cinta ada seperti yang telah digariskan,
Jauh sebelum kita ada ...
Dan yang telah digariskan telah hadir,
Jauh sebelum kita lahir
Dari kuasa Cinta (Nya)

8/8/2010
*catatan minggu pagi diatas loteng kosan*
-indah-